Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Beberapa Fakta Unik Katak Terbesar di Dunia yang bisa Mengangkat Batu Besar Untuk Membuat Sarangnya

Jakarta - Katak Goliath atau yang secara resmi dikenal sebagai Conraua goliath ini memiliki ukuran raksasa dan dinobatkan terbesar di dunia. Secara ukuran tubuh, katak Goliath bisa memiliki panjang hingga 33 centimeter (tidak termasuk kaki) dan berat mencapai 3,5 kg. Umur katak Goliath bisa mencapai 15 tahun tergolong panjang untuk spesiesnya. Hewan ini hidupnya di pinggiran sungai-sungai bebatuan padat, lembab, dan suhu relatif tinggi di kawasan Afrika Barat. Menurut laporan Smithsonian, para ilmuwan telah melihat bagaimana katak Goliath menggunakan bobot mereka dengan baik, untuk membangun sarangnya. Tim peneliti dalam studi yang diterbitkan di Journal of Nature, mengamati perilaku unik katak Goliath yang sedikit lincah dan pintar dalam hal membangun perlindungan di sarang mereka. Antara Februari dan Mei tahun 2019, para peneliti memantau katak Goliath yang hidup di sepanjang sungai Mpoula, Kamerun barat. Jika ada suara manusia, para Goliath yang pemalu akan terjun ke sungai, jadi su...

Pusat Grosir Tanah Abang Menjadi Pusat Kerumunan Masyarakat DKI Jakarta yang Akan Menyebabkan Resiko Spot Covid-19 Baru

Jakarta -  Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (2/5) ramai dikunjungi publik yang belanja kebutuhan Lebaran sehingga menciptakan kerumunan di ruang tertutup dan melanggar protokol kesehatan jaga jarak. Kerumunan semacam ini sangat berbahaya karena berpotensi menyebarkan infection corona, mengingat sangat mungkin di sana ada orang yang terinfeksi tanpa gejala atau asimtomatik. Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio, sempat mengatakan kepada kumparanSAINS, bahwa suhu dan kelembaban rendah menyebabkan virus lebih cepat berkembang, lebih mudah menular dari satu orang ke orang lain. Hal ini menyebabkan dosis atau konsentrasi infection di dalam ruangan lebih tinggi. Jadi, orang-orang yang berada di dalam ruangan atau gedung dengan kerumunan, memiliki risiko penularan virus corona yang jauh lebih tinggi. Mereka juga sangat rentan terpapar infection corona. Sementara itu, Amin bilang udara yang mengalir dengan suhu yang lebih panas membuat vi...